Yuk Intip Beda Pernyataan Soal Tanggul Banjir Dirusak

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menolerir perbuatan masyarakat di Muara Baru, Jakarta Utara, menyebabkan kerusakan dengan melubangi tanggul laut. Hal demikian meskipun selanjutnya membuat permukiman disana terus terendam banjir dari pasang laut atau rob sebab air laut merembes masuk.

Simak Juga : pahlawan indonesia

Anies malahan menuding pembangunan tanggul yg dinilai tiada komunikasi dengan masyarakat ditempat. Tanggul disebutnya memutuskan aliran air serta akses masyarakat ke tempat parkir kapal.

” Saya lihat di lapangan salah satunya kasus ini yaitu tak bicara dengan masyarakat, main patok saja pasang disana, ” papar Anies di Balai Kota, Rabu 16 Januari 2019.

Tanggul telah dibikin namun lantas dilubangi serta bahkan juga dipapas juga sempat diketemukan bekas Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Kejadiannya bertolak lima tahun yang lalu, Basuki atau yg biasa dipanggil Ahok mendapatinya di sekitaran Kali Sunter.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama (Ahok) mengevaluasi banjir di lokasi Jakarta Utara, Jumat (18/1) . ahok. org

Beda dari Anies, Ahok marah dengan penemuan itu. Tanggul dibikin bolong oleh warga serta ada yg dipotong untuk jembatan oleh pengembang perumahan. Walau sebenarnya tanggul setinggi satu mtr. itu dibikin biar air kali gak masuk ke permukiman.

” Bagaimana tidak banjir bila tanggul dibolongi? ” tuturnya. ” Bukannya air masuk kali, yg ada air kali tumpah ke luar, ” kata Ahok dengan jengkel.

Artikel Terkait : piagam Jakarta

Ahok janji dapat tegas menindak beberapa pihak yg berniat menyebabkan kerusakan tanggul melalui cara membolonginya itu. Termasuk juga pengembang yg membuat permukiman di kurang lebih tanggul.

” Saya katakan ini (Kemayoran) tentu terbenam, kelak salah pemerintah gak buat jembatan. Benar, salah kita. Namun salah lu buat rumah dibalik (tanggul) ini. Ini kan arah hijau, ” papar Ahok.

Sebelum masa dua gubernur itu, Joko Widodo atau Jokowi juga sempat bertatapan dengan kondisi yg sama kala menjabat Gubernur DKI. Reaksinya beda kembali.

Jokowi turun dari perahu karet serta menaiki pagar tangga untuk mengevaluasi pengungsi dalam sesuatu sekolah di Kebon Baru, Tebet, Jakarta, (22/1) . Kebon Baru banjir karena jebolnya tanggul Sungai Ciliwung di lokasi itu. TEMPO/Amston Probel

Di Tanah Abang, Ahad, 19 Januari 2014, Jokowi mendapatkan tanggul yg dijebol masyarakat itu tertutupi dengan tumpukan karung berisi pasir. Pada sisi beda, diketemukan tanggul masihlah dijebol jadi jalan masuk untuk masyarakat yg dirikan bedeng pas di bibir kali.

Walau sebenarnya debet air Kali Ciliwung yg mengalir di tanggul Kanal Banjir Barat cukuplah tinggi. Oleh karena itu, serapan air mengucur ke permukiman serta Stasiun Tanah Abang lewat lubang-lubang yg dibikin masyarakat ditempat. ” Tanggul kok diputus, itu bahaya sekali, ” kata Jokowi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *