Mengenal Lebih Dekat Sosok Dewi Ilmu Pengetahuan pada Hari Saraswati

Beberapa pelajar di Bali bersembahyang berbarengan kala perayaan Hari Saraswati atau hari turunnya ilmu dan pengetahuan pada Sabtu, 13 Oktober 2018. Hari Saraswati diperingati buat mensyukuri sekaligus juga meminta biar ilmu dan pengetahuan yang ada bisa berguna untuk kesejahteraan umat manusia.

Ilmu dan pengetahuan dalam perspektif Hindu disimbolkan dengan figure feminim Dewi Saraswati. Oleh lantaran itu, umat Hindu pada Hari Saraswati, menurut akademisi sekaligus juga pengamat seni budaya I Ketut Sumadi memuja Dewi Saraswati, ialah Dewi Pengetahuan Pengetahuan, manifestasi Tuhan Yang Maha Esa.

” Perayaan Hari Saraswati tiap-tiap 210 hari sekali (enam bulan sekali) diinginkan sanggup mencerdaskan, kuatkan iman serta menaikkan bhakti terhadap nusa serta bangsa, ” kata Ketut Sumadi, ditulis dari Pada, 25 Juni 2016.

Dewi Saraswati yang dipuji pada perayaan Saraswati yang jatuh pada tiap-tiap Hari Saniscara Umanis Wuku Watugunung adalah simbol ilmu dan pengetahuan yang di misalkan jadi seseorang wanita cantik berwibawa yang penuh makna simpati.

Dikabarkan Tempo pada 10 November 2007, Dewi Saraswati miliki empat tangan serta menggenggam beberapa atribut yang dibawa. Atribut itu yaitu satu bulan (lingkaran) yang menunjukkan pelacakan ilmu dan pengetahuan, gitar jadi simbol keindahannya, keropak (peti kayu buat menaruh buku ) buat membuktikan bentuk ilmu dan pengetahuan yang terdapat di buku-buku serta burung merak yang membuktikan kewibawaan serta peraturan.

Selain itu, dikabarkan oleh Pada pada 20 Januari 2017, Dewi Saraswati di misalkan jadi wanita yang cantik, menarik, menakjubkan, atau juga pun senantiasa membujuk kalau diliat dengan akal-akalan.

Dewi Saraswati dititahkan oleh Dewa Brahma memberikan anugerah kesaktian (pengetahuan) terhadap manusia buat penuhi karakter mau tahunya, hingga anugerah itu dimaksud dengan ilmu dan pengetahuan serta technologi. ” Ilmu dan pengetahuan itu di misalkan air jernih yang selalu mengalir tidak terhalang. Kalau ada orang sehabis belajar berubah menjadi terasa pandai, serta berhenti belajar. Meski sebenarnya terdapat banyak yang penting dipelajari serta menyerahkan pengetahuan yang dipunyai terhadap Dewi Saraswati biar pemiliknya berubah menjadi penuh wibawa, jauh dari keegoisan serta kesombongan, ” kata Ketut Sumadi.

Instansi pendidikan di Bali kebanyakan miliki Patung Dewi Saraswati yang dipajang di halaman sekolah, yang disebut simbol dari ilmu dan pengetahuan serta technologi.

Simaklah : http://www.gopintar/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *